Restorative Justice Selesaikan Perkara Penipuan oleh Ibu Rumah Tangga Miskin di Bungo

    Restorative Justice Selesaikan Perkara Penipuan oleh Ibu Rumah Tangga Miskin di Bungo
    Kapolres Bungo mediasi perkara restorative justice, Jumat (4/2)/foto: dok Polres Bungo

    JAMBI – Mempertimbangkan aspek kemanusiaan, kemanfaatan dan kepastian hukum, Kepolisian Resort Bungo menghentikan penyidikan kasus penipuan dan penggelapan yang dilakoni Nur Asiah, 34 tahun, ibu rumah tangga lima anak, Kamis baru-baru ini (3/2), di sebuah toko emas perhiasan di Kota Muara Bungo, Provinsi Jambi.

    Kapolres Bungo Ajun Komisaris Besar Polisi Guntur Saputro, membenarkan hal itu. Penyelesaian perkaranya di luar pengadilan melalui pendekatan keadilan restorative (restorative justice). Prosesinya lewat mediasi di Kantor Polsek Muara Bungo Jumat pagi (4/1), minus 1x24 jam masa penangkapan. Menghadirkan pihak korban, pelaku dan pihak lain yang terkait.

    JURNALIS.TV
    market.biz.id JURNALIS.TV
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Setelah menerima laporan, mengamankan pelaku, penyidik memeriksa pelaku. Dari pemeriksaan terkuak  motif  terlapor melakukannya berlatar desakan ekonomi keluarga. Memperhatikan aspek kemanusiaan dan tingkat kejahatannya tergolong tidak berat, Polres Bungo bergerak cepat, berupaya menyelesaikan perkara lewat pendekatan restorative justice, ” kata Guntur Saputro.

    MAGZ.CO.ID
    market.biz.id MAGZ.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Setelah meyakini syarat-syarat formil terpenuhi, penyidik Polsek Muara Bungo Kamis pagi melakukan mediasi untuk proses restorative justice. Dipimpin Kapolres Guntur Saputro, mediasi  dihadiri pelapor atas nama Yani, 39 tahun, pemilik Toko Emas Gelang Hijau Muara Bungo,  terlapor Nur Asiah bersama suami dan lima anak yang masih kecil asal Desa Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal. Termasuk  Kapolsek Muara Bungo Iptu Ivan Ripai serta penyidik terkait.

    Menurut Kapolres Bungo Guntur Saputro, perkara penipuan terjadi Kamis (3/2), di Toko Emas Kalung Hijau milik Yani di Kota Muara Bungo. Terlapor dituding menukar sebentuk cincin emas perhiasan bernilai sekitar Rp2.630.000, - yang pura-pura hendak dibelinya dengan cincin imitasi yang mirip bentuknya.

    XPRESS.CO.ID
    market.biz.id XPRESS.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Setelah diperiksa dan ditimbang oleh suaminya, cincin yang diserahkan terlapor ternyata emas imitasi. Merasa ditipu, pelapor bersama suaminya berusaha menahan pelaku, dan meminta kembali cincin emas asli yang sudah terpasang di tangan pelapor. Selanjutnya Yani melaporkan usaha penipuan itu ke Polsek Muara Bungo.

    Sewaktu disidik polisi, terlapor mengakui perbuatannya. Dia terpaksa melakukan kejahatan itu akibat desakan ekonomi untuk mencukupi kebutuhan makan sehari-hari bersama lima anaknya yang masih kecil-kecil dan suaminya yang dalam keadaan sakit.

    KINERJA.CO.ID
    market.biz.id KINERJA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Pada saat mediasi kembali dia ungkapkan, penipuan yang dia lakukan di luar sepengetahuan suaminya. Dia terpaksa melakukan itu, untuk kebutuhan keluarganya yang sudah lima hari tidak makan. Dia menyesal dan berjanji tidak mengulangi perbuatan tersebut.

    ARTIST.CO.ID
    market.biz.id ARTIST.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Setelah menerima sejumlah nasehat dari kapolres, Nur Asiah menohon maaf kepada pelapor Yani yang nyaris merugi sekitar Rp2, 6 Juta akibat ulahnya. Merasa tersentuh, Yani pun dengan tulus memberikan maaafnya kepada Nur Asiah. Yani pun menyetujui perkara persebut tidak dilanjutkan ke pengadilan.

    Mengakhiri mediasi untuk restorative justice, penyidik Polsek Muara Bungo mengeluarkan Surat Ketetapan Penghentian Penyidikan, dengan pertimbangan keadilan yang restorative guna kemanfaatan dan kepastian hukum.

    Untung dua kali, selain perkaranya tidak dilanjutkan ke pengadilan, sebelum kembali ke rumahnya di Desa Lubuk Landai, Nur Asiah  bersama suami dan lima anaknya  disantuni Polres Bungo sejumlah paket sembako. (permato)

    Polres Bungo Restorative Justice Kasus Penipuan dan Penggelapan
    solmi

    solmi

    Artikel Sebelumnya

    Polres Bungo Selamatkan Jenazah Orang Rimba...

    Artikel Berikutnya

    Bupati Merangin Berikan Bantuan Sapi ke...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 39

    Postingan Tahun ini: 2416

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 33

    Postingan Tahun ini: 1833

    Registered: May 25, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 13

    Postingan Tahun ini: 648

    Registered: Nov 15, 2021

    Wijaya

    Wijaya verified

    Postingan Bulan ini: 11

    Postingan Tahun ini: 726

    Registered: Oct 11, 2021

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Kolaborasi FISIP-TVRI Jawa Timur untuk Program Beranda Kampus 
    Ustazd Zainal Arifin Ajak Peduli Sesama yang Tertimpa Musibah
    Kasal Tinjau Bakal Lokasi Mabes AL di IKN Nusantara
    Paripurna DPR RI, Hasnah Syam Sampaikan Pendapat Fraksi Nasdem

    Rekomendasi

    Zainal Bintang: Teater Politik Indonesia, Drama Tirani Ambang Batas
    Rifai Sebut Bupati Batang Hari Selalu Membuka Diri untuk Masyarakat Melalui Jumat Berkah
    Hoegeng Award, Kapolri Buka Ruang Kritik Untuk Terus Lakukan Perbaikan
    Kasal Tinjau Bakal Lokasi Mabes AL di IKN Nusantara
    Saat Ini Semua Perusahaan Robot Trading Ilegal

    Ikuti Kami